Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘-Cuman Ngomong-’ Kategori

  Pagi itu, 07Dec08. gerimis memaksaku memakai jas hujan dalam perjalan menuju Ambarukmo plasa. Dimana, dalam sebuah rencana besar, aku akan menjumpai orang yang selama ini aku kagumi, Sandra Dewi. Sepanjang perjalanan, aku memikirkan bagaimana nantinya jika aku benar-benar bertemu dia. Grogi juga resah, sampai berimbas pada perutku yang menjadi mules karena pikiran-pikiran itu. Tapi [...]

Untuk mentranslate bahasa

Anak Semua Bangsa

Minke, satu dari anak bangsa. Selalu mengagungkan eropa, sebagai yang terdidik dan peradabannya membuai. Bahkan dalam semua tulisannya berbahasa belanda. Hingga suatu saat, keadaan berubah. Eropa telah mengambil nyawa istrinya, dibuang dari tanah jawa menuju Nederland, dibunuh secara perlahan. Hal itu membuka matanya dengan paksa. Mencoba mengenal bangsanya sendiri dengan menulis melayu, dia mendatangi satu [...]

Untuk mentranslate bahasa

Sedikit Berbagi Cerita….

Berawal dari pertemuan komunitas mahasiswa sumbagsel. Aku berkenalan dengan seseorang…menurutku, fisikly dia sangat menarik. rambutnya yang lurus sebahu, kulitnya yang agak kuning langsat dan wajahnya yang manis, membuatku cukup punya alasan untuk mengaguminya. dia berkacamata, suaranya lembut dan menyenangkan untuk di dengarkan. melihat caranya berdoa, lebih menyejukkan lagi. khusuk, dan berkonsentrasi… aku suka dia mulai saat itu. Dengan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Hari yang melelahkan

capek Teman, hari ini badanku serasa mau remuk. Otot2 seakan tak kuasa memberi gerak lebih, Mata enggan menyangga, aku capek banget. Sejak jam 07.00 tadi pagi sampe malam nanti jam 22.00, aktivitasku blm terhenti. Belum sempat merebah sejenak tuk istirahat. Rutinitas yang selalu aku lewati sampai 2th, atau paling tidak sampai kuliahku selesai. Yah, demi mempersiapkan apa yg aku sebut “pembentukan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Buku pertama dari tetralogi yang ditulis oleh seorang tua Pramoedya Ananta Toer. Sebuah roman dengan setting cerita awal abad ke-20. sungguh, sewaktu aku membaca buku itu rasanya waktu berbalik dijaman itu. Seakan, aku berada dimana cerita itu meneriakkan kisahnya. Penggambaran yang diberikan padaku sungguh sempurna. Tampak jelas olehku semuanya. Dalam buku pertama ini menceritakan tentang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Seorang putri “Koi”

Instrumen dari lagu Kitaro yang berjudul “KOI” ku add di playlist winamp. Mendengar lagi ini…membuat perasaanku menjadi tenang, nyaman dan ringan. Seperti ada dorongan kuat dalam diriku, untuk menggerakan jemari menuliskan sebuah ungkapan yang terpendam sementara waktu. Namun aku belum tahu, apa sebenarnya itu. Lagu koi yang awalnya ringan.., melayangkan jiwaku dalam sebuah taman hijau [...]

Untuk mentranslate bahasa

Momen Seperempat Abad

Malam ini, Pada menit pertama dan detik pertama memasuki tanggal 21April, aku coba menulis sedikit saja mengenai Instropeksi Tahunan ini dalam sebuah permenungan. Mencoba melihat diri dalam remang ingatan. Kuambil beberapa Puzzle cermin hidup yang berantakan dibelakangku yang selama setahun terinjak-injak dan terlupakan. Dimana Cermin itu seharusnya aku bawa dalam tas bekal hidup. Bukan terbengkalai [...]

Untuk mentranslate bahasa

Malam itu 19Apr08, MP poin penuh sesak dijejali manusia yang hendak ikut bedah buku dengan Andrea Hirata. Momen yang jarang bisa ditemui di Jogja. Lantaran Andrea Hirata Adalah sosok penulis buku sastra yang karyanya cukup sering didengar akhir-akhir ini. Buku laskar pelangi karyanya, telah terjual lebih dari 500.000 Copy. Begitu ramainya malam itu, hingga banyak [...]

Untuk mentranslate bahasa

Josephin Teman Baruku

Senin 14Apr08, perasaan gundah memayungiku semenjak jam 4 sore. Berkali-kali aku SMS ke saudaraku yang dirumah. Hanya untuk menanyakan “Apakah sudah datang?” …dan pertanyaan dengan 3 suku kata itu hanya dibalas “belum”. Semakin sering jawaban itu seiring SMSku kesana semakin pikiranku menjadi tidak tenang. Menurut kabar yang aku dengar seharusnya Josephin sudah sampai di rumahku [...]

Untuk mentranslate bahasa

Buku Lanjutan “Sang Pemimpi”

   Buku ini telah membuatku merasa terbang jauh meninggalkan kota Jogja menuju Belitong tuk sekedar menyaksikan 3 anak muda bernama Ikal, Jimbron dan Arai. Di tepi pantai dekat dermaga ada  sebuah los kontrakan yang mereka sewa. Dari sana, aku duduk menyaksikan perjuangan anak-anak melayu yang amis oleh bau ikan dan kumuh itu bekerja menjadi kuli [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.