Senyumanmu yang selalu menghujam rasaku…
Pernahkah kau sadari itu…
Parasmu yang telah membuatku hanyut dalam samudera bahagiaku…
Pernahkah kau tau itu…
Kerlip kedua matamu yang telah memaksaku untuk semakin mengagumimu dari waktu demi waktu…
Pernahkah kau rasakan itu…
Rambutmu yang panjang dan hitam, indahnya telah memukauku…
Pernahkah kau mengerti itu…
Kamu beda Sandra. Sungguh berbeda…
Pernah kubandingkan dirimu dengan sebuah berlian…kamu masih lebih indah…
Kucoba melihat di dalam hatiku…kenapa hanya namamu disana?
Siapakah kamu hai puteri? Untuk terbangpun aku tak sanggup, luluh oleh dayamu…
Darahku telah smakin memerah karnamu…
Andai Tuhan tahu…kuingin Sandra bersamaku…
Bukan emas atau harta saja yang menjadi milikmu…
Kasih sayangku akan kuberi padamu seutuhnya….
Kau tau kenapa?
Karena aku Cinta Kamu…
Sandra Dewi….Maukah kamu menikah denganku???
“Bukan emas atau harta saja yang menjadi milikmu…
Kasih sayangku akan kuberi padamu seutuhnya….
Kau tau kenapa?
Karena aku Cinta Kamu…”
Bener Yok….tapi ketok’e Sandar eh Sandra Dewi kie gak ngiler karo harta, emas dan apapun, Dia ngiler kalo tidur miring.
“Yok, soyo duwur soyo loro nek tibo”
walah walah ayu tenan sisihane kenyo saka ngendi kuwi, piye usahane kok iso, lek jumpa darat dongeng yo aku arep tiru-tiru, jan bejo tenan mas tio kuwi
dab …
nek sandra dewi ga dapet …
yo, sandra jepit aja …
pisssss ….