Instrumen dari lagu Kitaro yang berjudul “KOI” ku add di playlist winamp. Mendengar lagi ini…membuat perasaanku menjadi tenang, nyaman dan ringan. Seperti ada dorongan kuat dalam diriku, untuk menggerakan jemari menuliskan sebuah ungkapan yang terpendam sementara waktu. Namun aku belum tahu, apa sebenarnya itu. Lagu koi yang awalnya ringan.., melayangkan jiwaku dalam sebuah taman hijau yang sejuk. Suara melody dari lagu ini..seperti sedang membisikan padaku sebuah cerita roman kehidupan dengan selaksa peristiwa.
Kupejamkam mata..kulihat seorang putri cantik menari riang..tersenyum manis dan memandangku dengan teduh. Rambut panjangnya yang lurus dan hitam itu, terurai serta melambai-lambai oleh ajakan sang angin. Kucoba dekati dia untuk sekedar menyapa. Kedua tangankupun disentuhnya…dia mulai menggerakkannya sebagai sebuah isyarat kepadaku..untuk mengajak berdansa menikmati alunan dari lagu ini. Pertama aku hanya menggerakkan kepalaku, kedua tanganku tak henti-hentinya dia gerakkan pelan pun kekanan dan kekiri. semakin lama dia mulai mengajariku merasakan kegembiraan dalam sebuah gerakan yang lebih. Sebentar saja aku sudah mulai bisa berdansa sambil memeluk tubuh ramping putri itu mesra serta memandang kedua bola matanya yang bulat mempesona. Kulitnya halus bagai sutra, putih-memancarkan sinar kecantikan luar biasa. Hatikupun riang dibuatnya, Rasa bahagia oleh karena ketulusannya.
Nampaknya kebahagiaan itu tak berlangsung lama…karena hanya sebatas hayal tanpa fakta. Namun takkan aku menyesalinya. Walau sebentar, aku sudah bisa merasakan sebuah kebahagiaan yang murni dari putri itu. Ku buka mataku pelan-pelan..Kuambil di almari kayu disudut kamar, sebuah Album Foto. Lembar perlembar sudah kuteliti foto-foto itu. Tak kutemukan satupun disana, sosok putri yang berdansa denganku tadi. Hampir semua Album kucari namun tiada hasil.
Siapakah kamu sebenarnya, hai Seorang putri? Jika kamu sudah pernah hadir dalam hidupku knapa aku tak menemukanmu di setiap Album fotoku? Apakah memang, aku pernah mengenalmu? Ataukah kamu baru akan hadir dalam hidupku untuk beberapa waktu nanti? Atau mungkin hanya seorang putri yang bisa untuk sekedar kusapa saja dalam anganku saja? Kenapa justru harus kupejamkan mataku agar bisa melihatmu dengan jelas? Aku menunggu hadirmu, wahai seorang putri Koi ku.

lha album foto wes ga jaman denk, makane ga nemu
@keita
iyo je..memang ketinggalan jaman aku..
wakakakakaa