Minggu pagi ini, aku hanya ingin menulis sedikit tentang arti ‘mengalah’ buat aku sendiri. Hm… dia tidak akan pernah mengerti, sejauh mana aku sudah berusaha untuk mengerti. Dia juga ga akan ngerti, sejauh mana pula aku mengalah buat dia.
Berusaha untuk menerima apapun yang terjadi dan tanpa ingin menyakiti. Bukan berkecil hati, tapi lebih pada penyadaran diri bahwa apapun bisa terjadi. Biarlah yang lalu, biar berlalu. Masa lalu ga akan pernah menjadi masa depan. Hanya akan menjadi memory yang menempati salah satu sudut otakku. Cukup sebagai penghias saja.
Mudah-mudahan, kelak aku benar bisa menemukan arti hidup sebenarnya. Sekedar untuk bisa menikmati, hangat dari sinar mentari dan sejuk dari hembusnya angin sungguh dengan kesederhanaan sejati. Smoga…..